Kafirkah Mereka?

Shorih Khaled Pascanonaktifnya SATPOL PP, PKL kembali meruak di jalanan depan Stasiun Jatinegara. Tak cukup setengah badan jalan. Lebih dari itu. Bisa dipastikan, kendaraan yang melintasinya akan mengalami macet berat. Tak terbayangkan; para pegawai yang pulang kerja, pikiran capek, tubuh capek, berdiri di di bis yang penuh sesak, m…asih harus dihadapkan masalah kemacetan yang “disengaja” itu.

Lihat SelengkapnyaSen pukul 19:17 Hanya Teman · Komentari ·

Cak Rul Klik menyukai ini.
Maftuhah Hadrawi

Maftuhah Hadrawi

makanya saya tidak terlalu setuju kalau terlalu menyudutkan satpol pp…. mereka juga ingin berbuat yang terbaik.. kejadian tanjung priouk, karena mis komunikasi dan satpol pp di timpukain dari jam 6 pagi… warga juga ngamuk karena info yang mau menggusur makam .. semoga ada yang ngatur lagi…
Sen pukul 21:55 ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

masyarakat sekarang suka latah. ada masalah dikit, langsung BUBARKAN! BUBARKAN!
Lihat saja, begitu kasus Priok mencuat, langsung bermunculan grup2 di fesbuk yang mengajak bergabung utk membubarkan Satpol PP.
Satpol PP dibuat juga dengan undang-undang dan atas pertimbangan matang.

Jangan2, kelak kalo ada salah satu anggota KPK–semoga tidak–terkena kasus suap, serta merta saja mereka menuntut pembubaran KPK!!!

Sen pukul 21:59 ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

emang dilematis keadaannya… satpol PP beringas, masyarakat juga gak tau diri… jadi serba salah…
kalo ane mah, mending nikmati aja tontonan seru, anshorutthaghut ama masyarakat (yang sebagian ahlul bid’ah) bunuh2an… hehehehhh…
Kemarin jam 8:45 ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

mna pantas seorang muslim bisa menikmati sesama muslim saling membunuh, layaknya sebuah tontonan. DAN MENIKMATINYA???!!!

Astaghfirullah…!!!
Bencana apa lagi ini?
Adakah yang salah dengan Islam?… Lihat Selengkapnya
Ataukah ada yg salah dengan yang diajarkan?

Semoga Allah merahmatimu…

Kemarin jam 9:40 ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

yah, itu kan anggapan anda, mereka masih muslim, saya hargai kok itu… tapi tolong hargai juga anggapan saya bahwa satpol PP (anshorutthaghut) itu sudah batal keislamannya… dan sebagian dari orang2 yang mengagung2kan makam seseorang adalah AHLUS SYIRIK…
terserah bagaimana pendapat anda, like or dislike…😉
Kemarin jam 9:45 ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Baiklah… Kita diskusi.
Terus, apa sebenarnya definisi Thagut? dan kenapa satpol PP itu bisa disebut pembela thagut.

Dan, kenapa pula santri Mbah Priok itu juga dikatakan orang-orang musyrik?

Kemarin jam 10:31 ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

oke, pertama saya mengatakan bahwa ‘sebagian’ dari orang2 yang membela makam itu adalah musyrik…. jadi tidak semua… kembali ke niatnya… kalo dia membela makan itu untuk menjaga kehormatan ummat, dan tidak ingin di atas makan drubah dijadikan bangunan komersial, insyaAllah itu tidak mengapa… tapi ketika kita membela makam tersebut karena menganggap makam tersebut memiliki KAROMAH, KEKUATAN GAIB, ato apapun sebutannya, itu seudah memasuki wilayah SYIRIK…

soal thaghut, karena anda adalah orang yang cerdas, maka silakan klik link ini…
http://www.arrahmah.com/index.php/blog/read/1819/pembatal-pembatal-keislaman
Lihat Selengkapnya
atau bisa juga membaca buku “Millah Ibrahim” karya Syeikh al Maqdisy, ditambah buku “Kalau Bukan Tauhid, apa lag?” tulisan ustad Aman Aburrahman (smoga Allah membebaskannya)…

insyaAllah dengan ilmu, kita terhindar dari jiddal berkepanjangan…

Kemarin jam 10:45 ·
Sumedi Mp

Sumedi Mp

Lha panduannya arrahmah, situs menyesatkan……..
Kemarin jam 11:11 ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

elu tuh sesat!!
Kemarin jam 11:16 ·
Sumedi Mp

Sumedi Mp

ya lebih baik dikatakan sesat daripada kayak simpatisan arrahmah, isinya ajakan perang dan kebencian.
Kemarin jam 11:22 ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

emang napa kalo gw simpatisan arRahmah?? daripada elu, AHLUL BID’AH WAN NIFAQ!!!
Kemarin jam 11:28 ·
Sumedi Mp

Sumedi Mp

gpp. silakan aja. ahlul bid’ah juga urusan saya.
Kemarin jam 11:32 ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

ebad… itu baru gentle… ngaku kalo Ahlul Bid’ah… monggo…
Kemarin jam 11:38 ·
Keumala Naya Hayati

Keumala Naya Hayati

APA MAU, ENTE YANG GANTIIN BADJURI (Ka. SATPOL PP)???
Kemarin jam 14:45 ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Kira-kira apa yang dilakukan Sang Nabi saw. andai melihat 2 orang/kelompok Yahudi dan (katakanlah) musyrik saling membunuh di desa tempat Sang Nabi saw. tinggal?

Yakinkah anda, kalau Sang Nabi juga akan tertawa gembira, menonton dan menikmatinya?

Atau katakanlah, kira2 bagaimana sikap Sang Nabi saw. andai melihat di desa beliau ada DUA ORANG/KELOMPOK yang suka ziarah ke makam & Sepasukan Tentara kerajaan saling berperang, membunuh?… Lihat Selengkapnya

Yakinkah anda, kalau Sang Nabi saw. juga akan tersenyum senang karena akan semakin sedikit “musuh”-nya di desanya?

Kemarin jam 19:18 ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Kalau Anda yakin Sang Nabi saw. juga tertawa, senang, gembira, menonton, dan menikmatinya, seperti anda, berarti anda memang benar-benar umatnya yang akan bersama beliau kelak di surga. insya Allah…
Kemarin jam 19:19 ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

maaf, saya bukan penganut mazhab ANDAIKANIYAH…😉
Kemarin jam 20:32 ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

bukan masalah andaikaniyah…
kita harus belajar dari sikap Nabi terhadap kaum kafir Mekah yg selalu menyakiti beliau, menghina, melempari dengan batu, menimpuki dengan kotoran unta, mengejek, meludahi, mengusir dari rumah–tanah kelahirannya, dan lain-lain perlakuan mereka terhadap beliau. Lalu, apa yg dilakukan Nabi saw. terhadap mereka?

Kita juga harus belajar bagaimana sikap Nabi saw. terhadap kaum Yahudi dan Nasrani yang tersisa di Madinah–saat beliau berkuasa dan mempunyai kekuasan penuh untuk melakukan apapun.
Lihat Selengkapnya
Orang Yahudi dan Nasrani yang KAFIR dan MUSYRIK!
Apa yang dilakukan Nabi saw. terhdap mereka?
setelah mereka melakukan semua perbuatan tak pantas kepada Nabi saw.? Apa “balas dendam” Nabi saw. saat mempunyai kesempatan membalas?
Mengusir? Membunuh? atau…

Yahudi dan Nasrani, jelas2 tidak menyembah Allah, jelas2 tidak pula berhukum dengan hukum Allah, apa yg dilakukan Nabi saw. terhadap mereka?

Tolong baca sejarah beliau, dan pahami bagaimana akhlak mulia beliau. Akhlak yang membuat Islam menyebar dan diterima seluruh Alam. sebagai rahmatan lil alamin.

Kemarin jam 20:43 ·
Maftuhah Hadrawi

Maftuhah Hadrawi

diskusinya sudah panjang.. diambil baiknya dan jangan dimasukkan ke dalam hati.. jika ada yang tidak berkenan.. perbedaan adalah fitrah.. dan kita banyak belajar karena perbedaan itu … sukses buat semuanya…. smile…
Kemarin jam 22:46 ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

Islam adalah Rahmatan lil alamin HANYA ketika SYARIAT ALLAH sudah TEGAK di bumi ini…

nabi Saw juga membunuh seluruh laki2 musyrikin Yahudi madinah yang berkhianat saat perang ahzab…

seperti kata Ukhti maftuhah H, silakan anda lakukan cara berdakwah anda, saya menghargai itu selama masih di jalan Tawhid… dan saya sendiri juga melakukan jalan dakwah wal jihad ini… mohon dihargai…😉

8 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Syariat Islam tidak akan tegak lewat kekerasan, pembunuhan, caci maki, hinaan.

Kalau Nabi membubuh mereka, itu adalah karena mereka berkhianat saat perang. Bagaimana mungkin, misalnya, kita di Indonesia sedang berperang melawan Israel yang menyerang kita (bangsa sendiri). Lalu, orang2 Kristen di negeri ini berkhianat pada kita–lewat2 mata-mata atau membocorkan rahasia, dsb.apakah kita biarkan mereka?
apakah kita bisa hidup bersama mereka?
Lihat Selengkapnya
TIDAK MUNGKIN.

Ya, harus dibunuh, karena pengkhianatn itu. Dan itulah yang dilakukan Nabi. Tapi, kalo mereka tidak melakukan pengkhianatan, apakah lantas dibunuh pula, hanya karena mereka tidak beriman pada Allah SWT?

Umat muslim adalah umat terbaik, datang untuk menyampaikan amar makruf nahi munkar.
meninggikan kalimat Allah. Menegakkan syariat Islam.
itu sudah menjadi kewajiban dan kepastian.

Menurut anda, dari mana umat Islam bisa memulai menegakkan syariat Islam?
dari negara, diri sendiri, keluarga, lingkungan RT, atau lewat pembentukan pasukan militer khusus umat Islam (secara sembunyi2) dan aktif melakukan pelatihan perang, lalu suatu saat akan melawan pemerintahan Indonesia?

7 jam yang lalu ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

dakwah dan jihad dilakukan secara paralel, bersamaan… Tiada khilafah tanpa jihad dan tiada jihad tanpa dakwah…
dakwah terus dijalankan sambil tidak lupa i’dad, dan ketika kesempatan itu datang, maka lakukanlah amaliyah jihad… insyaAllah Syariat Islam akan segera tegak di bumi NK(afir)RI ini… amin Allahumma amin…

semoga kita dipertemukan dan dipersatukan dalam barisan “panji2 Hitam Mutiara Putih” tersebut…🙂

6 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

apakah ada konsep khilafah dalam Islam?
6 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Ya, setuju. Dakwah dan jihad dilakukan secara bersamaan. tapi, tentu saja ada langkah2, ada tahap2, dalam penegakan syariat Islam.

Rasulullah saw. bersabda, “Mulailah dengan diri kalian sendiri atau mulailah dengan keluargamu.” Dengan demikian, prioritas kita adalah menyelamatkan diri sendiri dari segala kemungkinan penyimpangan terhadap misi utama kehidupan kita, yaitu: “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (Adz-Dzariyat: 56).

Apabila kita sadari hal itu, kita akan memahami arti ibadah seluas-luasnya, yaitu segala sesuatu yang kita lakukan dalam kehidupan kita sesuai dengan apa yang dicintai dan diridhoi Allah SWT. “Segala apa yang dicintai dan diridhai oleh Allah, baik berupa perkataan, perbuatan yang nampak, maupun yang tersembunyi.” (Ibnu Taimiyah, Al-’Ubudiyah, hlm. 1)…. Lihat Selengkapnya

6 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Ini mengandung pengertian bahwa seluruh aktivitas kita harus sesuai dengan syariat Islam. Jadi, fokusnya adalah kita sementara acuannya adalah syariat Islam. Karenanya tidak benar seseorang yang belum mengerti ajaran Islam dalam membangun kepribadiannya, tetapi sudah sibuk bagaimana menegakkan Islam.

Tidak berarti menegakkan Islam tidak penting, … Lihat Selengkapnyatetapi prosesnya salah. Sesudah seseorang dalam sekup individu melaksanakan tanggung jawab dirinya sebagai hamba Allah, dia akan melangkah menempati posisi di masyarakatnya sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Di sinilah terjadi interaksi dan kooperasi antara anggota masyarakat Muslim sesuai dengan firman Allah SWT: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (Al-Maidah: 2).

6 jam yang lalu ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

jawaban: Lihat Sejarah…

untuk regional, tegakkan dulu Daulah/Imarah Islam, baru setelah Daulah2 Islam bermunculan, mereka akan bersatu membentuk khilafah… Alhamdulillah Daulah Islam Iraq, Afghanistan, Kaukasus sudah berdiri…

intinya, demi menghindari jidal berkepanjangan, silakan saja anda lakukan dakwah anda dengan pemahaman Islam yang damai…… Lihat Selengkapnya

sedangkan menurut saya, Islam bukan agama Damai semata, tapi agama yang proporsional, tegas, adil…

Dan Islam adalah Rahmat bagi seluruh alam hanya ketika Syariat Allah sudah tegak di bumi ini… bagaimana Allah mau menurunkan rahmat-Nya, sedangkan Syariat-Nya kita injak2??

6 jam yang lalu ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

setuju banget ama yang trakhir itu…

makanya dari awal ane bilang, semua harus paralel dan saling bersinergi… gak bisa dakwah melulu tanpa aksi, gak bisa juga i’dad abadi tanpa jihad dan kita gak bisa juga jihad tanpa ilmu…😉
thaliban aja artinya ‘murid’ kan?? jadi mereka adalah orang2 yang selalu belajar…

6 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

teladan Nabi dalam menegakkan syariat Islam:
ketika di Mekah, beliau membentuk kader-kader, memberikan pengajaran tentang akhlak dan ajaran Islam di rumah2 (terutama rumah Arqam bin Abi Arqam).

Setelah keilmuan kader itu mantap, akhlaknya bagus, tidak akan serta merta “tertawa” melihat orang lain saling bunuh, beliau mengirimkan kadernya itu ke Madinah.
Lihat Selengkapnya
Mulailah, kader2 itu berdakwah di Madinah–menunjukkan kelembutan dan keunggulan Islam daripada sistem yang dipakai penduduk Yatsrib (Madinah) waktu itu.

Karena perilaku, akhlak, dan sikap kader itu yang sangat baik terhadap penduduk Yatsrib, mereka pun bisa diterima dengan baik. Akibatnya, penduduk Yatsrib sendirilah yang “mengundang” Nabi saw. Mereka merindukan kedatangan beliau ke Yatsrib.

Sebagian bahkan ada yang datang menyusul ke Mekah utk menyampaikan bai’atnya (yang dikenal dengan Baiat Aqabah).
Begitulah, ketika seseorang sudah dikenal oleh masyarakatnya, dianggap baik, dan dipercaya akan memberikan kedamaian, mereka sendirilah yang akan memintanya menjadi pemimpin mereka.

6 jam yang lalu ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

ya lakukan saja itu…😉

kalo saya tertawa, itu hanyalah apresiasi syukur melihat orang kafir/murtaddin yang tewas terbunuh… sebagaimana saya sujud syukur ketika melihat 2 menara kembar luluh lantak…

5 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Dulu, orang2 Arab JAHILIYAH (musyrik dan tidak berhukum dengan hukum Allah, tentu saja) sangat gemar berperang, saling membunuh antar suku dan kelompok.

Mereka musyrik dan kafir, lalu apakah Nabi saw. tertawa, menonton, dan menikmati pemandangan seperti itu?
Seingat saya, dari buku2 sirah beliau yang saya baca, tidak tuh….
Lihat Selengkapnya
Beliau menjadikan orang Arab itu tersempurnakan akhlaknya, saling menyayangi, mengasihi, dan mencintai.
Tidak lagi saling bunuh.

Lha ini, ada yg tertawa2 melihat orang muslim yang “dikiranya musyrik dan kafir” saling bunuh.

5 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

hati-hati mengatakan seseorang kafir, mengatakan seseorang murtad.
Konsekwensinya sangat besar.

Nabi saw. bahkan pernah menyabdakan bahwa siapa yang menyebut pada saudaranya yang muslim kafir, maka dia telah kafir.
naudzu billah…

5 jam yang lalu ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

saya paham apa yang anda maksud, tapi seseorang ketika sudah mengucapkan SUMPAH, terutama PNS, berarti dia telah bersumpah kepada SELAIN ALLAH, dan ber-wala’ kepada SELAIN ALLAH…

anda lebih cerda untuk menilai apa hukuman yang pantas bagi orang yang bersumpah kepada SELAIN ALLAH???

kalau anda punya pandangan yang berbeda, ya itu HAK anda…😉

5 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Anda juga terlalu cerdas utk mengatakan seorang muslim yang berdosa dengan sebutan kafir atau musyrik.
5 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Allah telah menjadikan Rasulullah saw sebagai uswah dalam segala hal… “Laqad Kaana lakum fi Rasulillahi uswatun hasanah…”

dan, saya pikir Nabi saw tidak pernah tertawa melihat dua kelompok musyrik/kafir (atau bahkan yg dituduhkan musyrik/kafir) saling membunuh.

Suatu ketika Nabi saw mengutus Khalid bin Walid bersama pasukannya kepada masyarakat Kufah (entah lupa). Khalid mengajak mereka masuk Islam…. Lihat Selengkapnya

Apa kata kaum itu?
Mereka bilang “Ma aslamna, walakin shaba’na” (kami tidak berislam, tapi kami mengikuti agama nenek moyang kami).”

Seketika itu, Khalid menyuruh pasukannya untuk membunuh mereka. Tak tersisa.

Salah seorang sahabat yang juga disuruh membunuh, menolaknya.
“Aku dan para sahabatku, tak akan mau membunuh mereka!” tolaknya.

Sahabat itu lalu melaporkan tindakan Khalid pada Nabi saw.
Apa kata Nabi saw.?
Beliau menengadahkan tangan, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu atas tindakan Khalid.”

Beliau saw tidak setuju dengan sikap dan tindakan Khalid yang membunuh mereka yang jelas-jelas mengatakan, “Kami tidak berislam, tapi shaba’na.”

5 jam yang lalu ·
Muhamad Adinurkiat H

Muhamad Adinurkiat H

Dilihat donk tulisan saya secara lengkap sebagaimana saya membaca dengan hati2 tulisan anda… apakah saya mengatakan bahwa “setiap muslim yang berdosa adalah kafir atau musyrik?” hati2 bung kalau membaca…

yang saya bilang seperti itu adalah pns, anhorutthaghut, anggota dewan, dll yang mereka disumpah kepada SELAIN ALLAH dan ber-wala’ atas Thaghut…

anda tersinggung, ada kerabat, keluarga, atau apapun yang masuk kategori itu?? ya bodo amat… itu derita anda… … Lihat Selengkapnya
FYI, saya saja sudah BARO’AH dengan keluarga terdekat sekalipun yang masuk ke golongan tersebut…

mungkin pandangan dan latar belakang kita memang berbeda, oleh karena itu, jidal ini saya sudahi sampai disini saja, terserah apapun tanggapan anda, tidak akan saya tanggapi… sekian dan terimakasih

5 jam yang lalu ·
Shorih Khaled

Shorih Khaled

Emang kalo seseorang masuk PNS,seperti apakah sumpahnya?
apakah dia bersumpah pada Pancasila?
apakah dia bersumpah pada presiden?

ketika anda mengatakan bahwa PNS itu telah kafir, berarti anda telah mengkafirkan atau memusyrikan orang muslim yang menjadi PNS. bukankah begitu?… Lihat Selengkapnya

saya rasa tidak serta merta bisa dihukumi seperti itu.

Saya tidak tersinggung, saya hanya ingin sharing tentang pandangan saya tentang agama ini–berdasarkan latar belakang keilmuan dan pendidikan yang saya peroleh.

Namun, saya kira umat Islam memang belum bisa menyatukan persepsi, apabila kita masih saling curiga dan mencap muslim lainnya.

bagaimana kita akan bahu membahu, jika sebelum segalanya terjadi saja, kita sudah curiga dan mencap saudara kita.

5 jam yang lalu ·
Published in: on April 21, 2010 at 10:37 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://yamboo.wordpress.com/2010/04/21/kafirkah-mereka/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: